Kata investasi mungkin sudah tidak asing lagi bukan di telinga masyarakat masa kini. Namun dengan minimnya pengetahuan membuat masyarakat awam ragu untuk berinvestasi. Padahal jika dilakukan dengan benar, investasi bisa memberikan keuntungan yang begitu besar, dan dengan adanya teknologi di era kehidupan yang moderen ini kita dapat berinvestasi dengan mudah, walaupun begitu kita harus berhati – hati untuk memilih jenis investasi. Karena berinvestasi pun memiliki resiko yang harus dihadapi dalam setiap keputusan, investasi mengharuskan investor untuk berhati-hati dan melakukan analisa serta pertimbangan yang matang. Pengetahuan dan pemahaman yang cukup akan membantu investor dalam mempertimbangkan suatu alternative investasi
Oleh karena itu seorang investor atau pelaku investasi yang akan berinvestasi dalam sekuritas saham sebaiknya memiliki pemahaman mengenai pasar modal bagaimana proses berinvestasi pada sekuritas serta karakteristik saham itu sendiri.
Nah, untuk orang awam yang ingin memulai berinvestasi sebaik harus mempelajari nya lagi secara mendalam dan harus paham, agar tidak tertipu oleh investasi bodong seperti yang sedang marak di negara kita ini.
Berikut ini adalah Macam – macam investasi
- Investasi Properti.
Mungkin sekitar 90% masyarakat Indonesia yang punya dana berlebih mengalokasikan dananya untuk investasi di properti. Entah untuk beli tanah, sawah, rumah kedua, apartemen, ruko, atau membeli bangunan kos-kosan.
Investasi properti memang relatif punya risiko rendah. Dari dulu tidak pernah ada cerita harga tanah menurun. Yang terjadi, hampir tiap tahun harga semua jenis properti (tanah, rumah, apartemen) selalu naik, rata-rata 10% hingga 20%.
Keuntungan melakukan investasi properti ada dua. Pertama, dari harga jual kembali yang naik secara signifikan. Kedua, dari pendapatan sewa jika aset properti itu bisa disewakan
Adapun soal peghasilan sew terdapat stilah yang disebut YIELD. Atau semacam persentase pendapatan yang didapat dari menyewakan propertinya.
Yield paling tinggi ada pada aset properti ruko (dengan catatan berada di lokasi yang baik). Yield-nya bisa 9% per tahun. Artinya jika harga satu unit ruko adalah Rp 1M, maka pendapatan sewa setahun adalah Rp 90 juta (9% x Rp 1M).
Yield apartemen sekitar 7%. Sementara yield rumah hanya sekitar 4%. Misalkan harga jual rumah sekitar Rp 500 juta, maka kalau disewakan hanya akan dapat 4%-nya dalam setahun. Atau sekitar Rp 20 juta (4% x Rp 500 juta).
Makin tinggi yield, maka makin bagus. Artinya kita mendapatkan penghasilan yang bagus dari usaha persewaan aset poperti. Dengan kata lain, aset propertinya menjadi sangat produktif.
Tantangan dalam investasi properti adalah membutuhkan dana awal yang lumayan besar, mungkin bisa sampai ratusan juta.
Namun kalau Anda punya dana ratusan juta, investasi properti adalah salah satu pilihan yang maknyuss (pas).
- Investasi Saham dan Reksadana.
kedua untuk investasi dengan modal yang murah meriah adalah membeli surat berharga berbentuk saham atau reksadana.
Membeli saham adalah kita langsung membeli saham melalui perusahaan sekuritas. Kita yang memilih sendiri sahamnya.
Sementara jika kita membeli reksadana, kita memilih produk reksadana yang isinya beragam saham pilihan.
Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan, mengatakan keuntungan investasi di pasar modal bisa dilihat dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merupakan rata-rata seluruh harga saham di pasar modal Indonesia. Dia mencatat dalam 10 tahun terakhir kenaikan IHSG sudah mencapai 200%.
“Itu artinya rata-rata harga saham naik 200%. Itu angka tertinggi di seluruh dunia,” tuturnya dalam acara Financial Clinic with OJK ‘Menjadi Investor Andal di Pasar Modal Indonesia’ di The Ice Palace Lotte Shopping Avenue.
Pada akhir November 2007 IHSG berada di level 2.688, sementara untuk hari ini IHSG sudah berada di level 6.060.
Bahkan pada sekitar tahun 1992, IHSG masih berada di level 500, namun hari ini sudah berada di posisi di atas 6.000an. Bahkan pasar modal Indonesia sudah mengalami benturan krisis perekonomian berkali-kali yakni pada 1998 dan 2008.
Bahkan ada salah satu saham yang menjadi penguatnya hingga ribuan kali lipat, yakni saham dari emiten PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Bahkan menurut catatannya sudah meningkat 2.200 kali lipat sejak awal dicatatkan sahamnya. Adapun saham UNVR saat ini berada di level Rp 50.400 “UNVR go publik awal 80 an, dalam 30 tahun saham UNVR sudah ada kenaikan 2.200 kali. Kalau investasi dulu Rp 200 juta, uang saya mungkin jadi Rp 2,2 miliar,” tukasnya.
- Investasi Emas
Seperti terlihat dari data diatas, maka kenaikan harga emas dalam 20 tahun terakhir hanya 10 kali – kalah jauh dibanding kenaikan harga saham Unilever atau Reksadana Panin Dana Maksima. Bahkan dibanding kenaikan IHSG juga masih kalah.
Kalau 20 tahun lalu Anda beli emas 10 juta maka hari ini uangmu hanya akan jadi Rp 100 juta, sementara kalau beli saham Unilever akan jadi Rp 1,5 milyar. Kalahnya lumayan jauh
Prediksi saya, dalam 20 tahun ke depan kenaikan harga emas akan sama, hanya naik 10 kali. Jadi kalau menyimpan emas 10 juta, maka 20 tahun lagi akan menjadi Rp 100 juta. Not bad.
Keuntungan EMAS adalah relatif stabil nilainya. Jadi emas ini sebenarnya lebih berfungsi untuk mem-protek nilai aset Anda agar tidak tergerus inflasi.
Fungsi emas lebih untuk menjaga nilai aset Anda. Sebab kalau untuk instrumen investasi, maka potensi kenaikan harganya agak lamban dan kurang menarik.
Nah, berikut tadi merupakan 3 macam investasi.
Auto Biografi
Nama saya Sri Agustiani, berasal dari Tangerang yang lahir tepat pada tanggal 5 Agustus 2000. Berbintang Leo dan pecinta makanan, apapun jenis nya. Anak ke tiga dari dua bersaudara, saya terlahir dari keluarga yang sederhana. Ayah saya seorang Pekerja Swasta dan ibu saya adalah seorang Ibu Rumah Tangga. Membaca novel merupakan hobi saya, saya mengemban pendidikan dasar di SDI Miftahul Jannah dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2012, lalu saya melanjutkan sekolah menengah pertama di MTs. Miftahul Jannah dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2015, saya menlajutkan pendidikan Menengah Atas di Madrasah Aliyah Negri 2 Tangerang sampai tahun 2018, lalu melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Swasta yaitu Universitas Esa Unggul dengan prodi Manajemen.




